Koperasi Jamu (KOJAI) Sukoharjo

Just another WordPress.com weblog

2 (dua) Tahun Jamu Brand Indonesia Bisnis jamu Yang Semakin Menjanjikan….

Jamu telah menjadi budaya masyarakat Indonesia sejak berabad silam, sebagai bagian dari menjaga kesehatan, menambah kebugaran, keperkasaan, dan meningkatkan kecantikan. Sejak dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono pada Gelar Kebangkitan Jamu Indonesia melalui “Jamu Brand Indonesia” tanggal 27 Mei 2008, telah menyadarkan semua pihak untuk mengembangkan industri dan usaha jamu, sehingga tahun 2008 dikenal menjadi tahun kebangkitan jamu Indonesia.

Selama kurun waktu dua tahun ini, beberapa langkah kongkret para pemangku kepentingan di bidang jamu sebagai komitmen terhadap kebangkitan Jamu Brand Indonesia antara lain: 1. Adanya peningkatan peran jamu dalam kesehatan, kebugaran, kecantikan, produk herbal terstandar dan fitofarmaka, 2. Pengaturan untuk produk ex-impor melalui Permendag No. 23/M-DAG/Per/5/2010 yang mewajibkan impor jamu adalah importir terdafta dan hanya melalui 5 pelabuhan dan beberapa bandara tertentu, 3. Terbitnya Farmakope Indonesia Edisi Herbal tahun 2009 sebagai upaya penjamina kwalitas jamu dan obat tradisional yang beredar di masyarakat, dll.

Jamu memiliki prospek yang sangat menjanjikan, dengan kekayaan keanekaragaman hayati yang tinggi lebih kurang 30.000 jenis tanaman, dimana 2.500 jenis merupakan tanaman obat, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan jamu bagi kepentingan kesehatan, produk industri, maupun pariwisata, dengan sasaran pasar dalam negeri maupun internasional. Dalam pengembangan jamu terdapat 4 sasaran yaitu a) Pengobatan dan Kesehatan; b) Kudapan minuman ringan (beras kencur, kunir asem); c) Kosmetik (lulur); d) Spa (rempah).

Industri jamu adalah industri yang memiliki aspek ekonomi, sosial dan budaya serta segala jenis bahan baku yang digunakan industri jamu 98% berasal dari dalam  negeri dan sisanya saat ini sudah berhasil dibudidayakan. Industri jamu ini telah banyak memberi manfaat karena pelibatan ratusan ribu petani, pelibatan peneliti, teknologi pangan, bioteknologi, biofarmaka, dll.

Selain itu juga industri jamu telah memberikan lapangan pekerjaan kepada sekitar lima juta tenaga kerja, kemitraan kepada para penjual jamu, serta menumbuhkan industri bahan baku. Saat ini, di Indonesia terdapat 1.166 industri jamu dan obat tradisional yang terdiri dari 130 industri skala menengah dan besar serta sebanyak 1.036 merupakan industri skala kecil, termasuk industri rumah tangga. Dari angka ini, sebanyak 750 merupakan anggota GP Jamu (130 industri skala menengah dan besar serta 620 industri skala kecil dan rumah tangga).

Dalam hal pengembangan jamu kedepan, tentunya pemerintah melalui berbagai kementerian terkait akan membuat regulasi guna melindungi perusahaan jamu Indonesia. Hal ini kami anggap penting, sebagai bagian dari keseriusan pemerintah mendukung industri jamu. Dimulai dari penerapan Good Agricultural Practices, Good Handling Practices, sampai dengan penerapan Good Traditional Medicines Manufacturing Practices (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik). Dilengkapi dengan pengawasan pre-market dan post-market, yaitu melalui pelayanan registrasi yang cepat dan transparan dan pengawasan di tingkat produksi dan di pasar. Untuk produk ex-impor, dilakukan pengaturan melalui Permendag No. 23/M-DAG/PER/5/2010 yang mewajportir jamu adalah importir terdaftar dan hanya melalui 5 pelabuhan tertentu. Diperkuat lagi dengan program saintifikasi jamu dan pelayanan kesehatan serta promosi yang terarah terhadap khasiat jamu bagi kesehatan dan kebugaran masyarakat. Terbitnya Farmakope Indonesia Edisi Herbal tahun 2009 merupakan kontribusi terhadap upaya penjaminan kwalitas jamu dan obat tradisional yang beredar di masyarakat.

Tantangan kedepan dalam rangka memperjuangkan pengakuan jamu untuk menjadi identitas Indonesia adalah dengan memperbaiki sistem pasar, pengembangan produk, dan peningkatan kualitas pasokan termasuk penyediaan benih sampai dengan produk akhir dan semua itu akan membawa manfaat apabila masyarakat mencintai, membeli, dan mengkonsumsi jamu Indonesia. Oleh karena itu dalam rangka memperingati �2 Tahun Jamu Brand Indonesia� sebagai kebangkitan Jamu Brand Indonesia kami sampaikan apresiasi yang setinggi-setingginya kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah yang berkenan mengajak kita semua untuk Minum Jamu Bersama.

ibkan im

Juli 23, 2010 - Posted by | Berita Jamu Indonesia, Ide Bagus, Info Pemerintah

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: