Koperasi Jamu (KOJAI) Sukoharjo

Just another WordPress.com weblog

GP Jamu: Penerapan CPOTB agar bertahap

Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu) meminta pemerintah untuk memberikan keleluasaan kepada industri jamu untuk melaksanakan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) secara bertahap.

Pentahapan tersebut dirasa perlu mengingat sebagian besar perusahaan jamu di Tanah Air masih berskala kecil menengah sehingga sulit untuk menerapkan CPOTB secara langsung.

Oleh karena itu, GP Jamu berharap ada kebijakan baru yang mengatur tentang standardisasi CPOTB yang sifatnya berjenjang melalui beberapa tahapan. “Untuk memiliki industri dengan standar CPOTB dibutuhkan investasi yang tidak sedikit. Bagi industri kecil tentu saja hal itu memberatkan,” ujar Ketua Umum GP Jamu Charles Saerang kepada Bisnis.com di Jakarta, hari ini.

Dia berharap CPOTB disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing perusahaan, sehingga tidak bisa diterapkan secara menyeluruh atau disamaratakan ke seluruh perusahaan dari skala rumah tangga hingga skala besar.

Dia memahami pentahapan CPOTB itu akan menimbulkan konsekuensi. Oleh karena itu, GP Jamu tidak keberatan jika pemerintah memberlakukan pembatasan pemasaran dan distribusi sesuai tahapan standardisasinya.

“Bagi perusahaan yang sudah menerapkan CPOTB secara utuh, mungkin bisa memasarkan produknya ke seluruh Nusantara bahkan diekspor. Adapun, bagi yang belum memenuhi standar, hanya diizinkan menjual produk di daerah tertentu saja.”

Menanggapi usulan GP Jamu, Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan (Binfar & Alkes) Kementerian Kesehatan Sri Indrawati berpendapat pemerintah sebenarnya telah memfasilitasi perusahaan jamu dan obat tradisional untuk dapat menerapkan CPOTB melalui langkah-langkah dan pentahapan yang terprogram.

Namun, untuk produk yang akan masuk ke pasaran tentunya harus memenuhi standar CPOTB. Sebab, persyaratan CPOTB ini bertujuan untuk melindungi masyarakat terhadap hal-hal yang merugikan dari penggunaan jamu dan obat tradisional yang tidak memenuhi persyaratan mutu.(yn)

Juni 5, 2010 - Posted by | Berita Jamu Indonesia, Ide Bagus, Info Pemerintah | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: