Koperasi Jamu (KOJAI) Sukoharjo

Just another WordPress.com weblog

Minim, Alokasi Anggaran Koperasi dan UKM

PERHATIAN Pemprov Jateng pada urusan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) terbilang minim. Pada anggaran dan kenaikan anggaran perubahan 2009 ternyata relatif kecil untuk membiayai sebuah sektor atau urusan yang memiliki fungsi besar.

Ali Suyono, dari Fraksi Partai Demokrat menyebutkan, anggaran untuk sektor tersebut hanya naik Rp 2,36 miliar atau menjadi Rp 30,05 miliar dari anggaran murni sebesar Rp 27,68 miliar.

Dijelaskannya, kenaikan anggaran tersebut ternyata juga dipakai untuk penyesuaian gaji dan tunjangan pegawai serta program peningkatan sarana dan prasarana aparatur. Dengan adanya pengurangan itu, otomatis tidak akan terlalu berdaya untuk mengembangkan dan memperkuat sektor koperasi dan UKM.

”Padahal dari sisi penyerapan tenaga kerja dan antitesa terjadinya krisis global, seharusnya perlu penguatan koperasi dan UKM. Tapi dilihat dari minimnya pengalokasian anggaran, membuktikan pemprov kurang serius menggarap sektor tersebut,” lanjutnya.

Anggota FPKB, Kautsar Asovia juga mengkritisi kebijakan tersebut. Menurutnya, koperasi dan UK merupakan salah satu pilar pertumbuhan dan ketahanan perekonomian di negeri ini khususnya di sektor riil.

”Fokus kebijakannya tidak terarah. Penambahan sudah kecil dikurangi untuk belanja aparatur. Tentu pemprov harus punya cara terobosan agar koperasi dan UKM tetap diperhatikan dengan memberikan porsi alokasi anggaran secara berimbang,” kata anggota Komisi E itu.

Menyinggung masih adanya dana bergulir yang macet di Dinas Koperasi dan UKM senilai Rp 6,1 miliar, kata Ali, perlu jadi pemahaman tersendiri agar dicari jalan keluar. Yang jelas belum berhasilnya untuk menarik dana bergulir yang macet, tidak dijadikan alasan kecilnya penambahan alokasi pada APBD Perubahan.

Gubernur Bibit Waluyo mengungkapkan untuk masalah permodalan maka solusinya adalah dengan memberikan fasilitasi kemitraan antara Koperasi Simpan Pinjam (KSP)/Unit Simpan Pinjam (USP). Diharapkan akses permodalan bagi koperasi dapat terbuka luas. (Dicky P, Aris Mulyawan-76)

November 19, 2009 - Posted by | Info Pemerintah, UKM | , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: