Koperasi Jamu (KOJAI) Sukoharjo

Just another WordPress.com weblog

Pembinaan industri jadi prioritas

”Pembinaan industri jadi prioritas”. Ketua Umum GP Jamu, Charles Saerang, mengatakan penyelenggaraan Munas V GP jamu bertujuan untuk kembali merumuskan formula untuk mempertahankan bahkan meningkatkan eksistensi industri jamu dan obat tradisional. Jadi pembinaan industri dan pengusaha jamu menjadi prioritas.

Selain itu Munas juga bertujuan untuk melakukan konsolidasi internal, memantapkan program kerja yang relevan dengan kondisi saat ini. Saat ini anggota GP Jamu yang aktif mencapai 800 perusahaan yang terdiri dari industri, usaha jamu racikan, usaha jamu gendong, penyalur dan pengecer. Secara total terdapat 1.247 anggota GP Jamu, dimana 129 merupakan industri jamu dan 1.118 merupakan industri kecil. (Hr. Suara Karya 12/04/2007)

”Obat tradisional distandarkan”. Kepala BPOM, Husniah Rubiana Thamrin Akib, mengatakan harmonisasi dan standardisasi ASEAN di bidang obat tradisional dan suplemen makanan diharapkan dapat menggairahkan perdagangan di antara negara-negara tersebut selain meningkatkan kualitas produk. Apabila standar mutu telah dicapai, maka produk obat tradisional dan suplemen makanan dalam negeri dapat bersaing dengan negara tetangga, bahkan dengan produk sejenis dari luar ASEAN. (Hr. Suara Pembaruan 12/04/2007)

November 17, 2009 - Posted by | Berita Jamu Indonesia, Tentang Kojai Sukoharjo | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: