Koperasi Jamu (KOJAI) Sukoharjo

Just another WordPress.com weblog

GP Jamu akan Pecat Pengusaha Jamu Kimia

Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu) mengancam akan memberikan sanksi keras bagi pengusaha jamu anggota GP Jamu yang terindikasi terlibat pembuatan jamu kimia.‘’Bila ditemukan anggota GP Jamu turut terlibat, sanksinya dikeluarkan dari organisasi,’’ tegas Ketua III Bidang Pendidikan, Latihan,dan Simplesia GP Jamu Abdul Ghani di Jakarta, kemarin.

Pernyataan itu buntut dari penemuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) terhadap 54 jenis jamu tradisional mengandung bahan kimia obat (BKO). Saat ini, GP Jamu tengah meneliti enam perusahaan jamu yang terindikasi mengedarkan jamu BKO.

Abdul Ghani enggan menyebutkan enam perusahaan jamu teregistrasi yang kini dalam penyelidikan. ‘’Kami sedang meneliti apakah perusahaan bersangkutan tercatat sebagai anggota GP Jamu. Kalau terbukti, sanksinya pemecatan.’’ Sementara itu di berbagai daerah, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan melakukan razia jamu kimia di beberapa toko obat, apotek, dan penjual jamu.

Di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dyah Muryani mengatakan dari hasil razia yang dilakukan Balai POM ditemukan jamu yang tidak mencantumkan label kandungan dan dosis. Jamu-jamu itu dianggap ilegal dan wajib dimusnahkan.

Di Banyumas, Jawa Tengah, Polwil Banyumas telah menurunkan tim untuk menyelidiki jamu kimia temuan Balai POM. Menurut Kapolwil Banyumas Komisaris Besar Boy Salamuddin menyatakan aparat kepolisian telah menyelidiki langsung ke pusat perajin jamu tradisional di Banyumas dan Cilacap.

‘’Polisi akan melindungi para perajin jamu tradisional yang baik di dua wilayah itu. Kalau ditemukan adanya perajin jamu mencampur bahan kimia, akan kita tindak sesuai hukum,’’ kata Boy.

Di sisi lain Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak terpengaruh oleh penyataan Badan POM yang menyebutkan ada 54 merek jamu dan obat tradisional yang mengandung bahan kimia berbahaya.
‘’Saya jamin dari anggota Kojai Sukoharjo tidak ada yang memproduksi jamu dan obat tradisional seperti yang dilansir Badan POM,’’ ungkap Ketua Kojai Sukoharjo Suwarsi Murtejo kepada Media Indonesia, Rabu (JUMAT, 13 JUNI 2008, Mediaindonesia).

November 17, 2009 - Posted by | Artikel Kesehatan, Tentang Kojai Sukoharjo | , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: